Penggunaan internet sebagai media komunikasi

Kalau kita kembali ke jaman dahulu ketika seorang guru masih dianggap sebagai seorang yang maha tahu,seorang yang bisa “diandalkan” dalam ilmu pengetahuan. Tapi sekarang kalau boleh saya menyebut “sang guru” itu adalah internet.

Mengapa demikian? Karena sekarang sudah bermunculan paradigma-paradigma bahwa untuk memperoleh pengetahuan, untuk memperoleh sebuah ilmu tidak perlu selalu bertanya pada seorang guru (walaupun itu masih perlu karena guru masih dianggap sebagai seorang pembimbing dan fasilitator dalam belajar). Kita cukup duduk di depan komputer yang terkoneksi dengan jaringan internet, kita buka situs “search engine” semisal yahoo atau google dan kita ketik apa yang kita cari, maka akan muncul beberapa situs web yang ada dalam kata yang kita cari.

Sejarah Internet

Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

(wikipedia indonesia)

Penggunaan internet sebagai media komunikasi

Sekarang internet sudah sangat berkembang dalam hal tujuan penggunaannya. Kalau dulu digunakan sebagai proyek pertahanan tapi sekarang banyak yang menggunakan internet sebagai media pembelajaran, media informasi, dan juga berkembang sebagai media hiburan.

Dari penulis, dosen,guru, ilmuwan, mahasiswa, bisnisman, musisi, dan banyak lagi mulai menggunakan media internet sebagai media untuk bertukar, berbagi dan mencari informasi. Banyak sekali ragam tulisan yang sudah di upload(unggah) dengan menggunakan media ini. Sehingga jika kita ingin tahu informasi tidak hanya dari seorang guru yang kita kenal saja. Tetapi bisa saja kita berguru kepada orang yang belum bahkan tidak kita kenal sama sekali. Melalui tulisan dari orang yang mengunggah filenya yang tidak hanya satu orang di internet itulah kita bisa belajar lebih banyak dari pada guru yang ada di sekolah kita. Jadi bisa saya katakan “sang guru” itu adalah internet.

(sbn)

Leave a Reply