E-book benarkah Gratis ? (bagian kedua)
Baik setelah kita analisa untuk mendapatkan sebuah buku elektronik mau tidak mau tentu kita harus punya sedikit modal.
Kalau yang ingin download punya fasilitas sich saya kira tidak mengapa? lalu bagaimana jika yang tidak punya fasilitas yang kebanyakkan dari keluarga yang tidak mampu?
”Pengin dapat buku aja kok harus beli flashdisk to mas, lha wong buat makan aja susah kok. Emang flashdisk bisa dimakan ya?.”
Kalau kita menjawab “Lho kan bisa dibaca di komputer yang kita gunakan untuk mendownload, kalau didownload di fasilitas umum yang menyediakan layanan internet gratis (semisal sekolah) kan tidak perlu bayar!”.
Baik itu boleh saja kita bilang memanfaatkan sarana yang gratis untuk memperoleh ilmu. Tapi apakah kita mampu untuk membaca terus menerus di depan komputer yang mana radiasi yang dipancarkan oleh sebuah monitor bisa menyebabkan “kelelahan” mata bahkan bisa membuat “kerusakkan” mata. Apalagi jika kita mengingat waktu yang disediakan ditempat-tempat yang menyediakan layanan internet gratis lengkap dengan sarana dan prasarananya dan bukan hanya koneksinya juga sangat terbatas.
Jadi mau bagaimana lagi kembali pada awal, bahwa untuk mendapatkan sebuah buku elektronik mau tidak mau ya punya modal.
Filed under: Pikiran
Leave a Reply